Surga – Cerita Mimpi

Kali ini aku ingin menceritakan cerita mimpiku hari ini, cerita mimpi ini tentang Surga. Yah, mungkin seperti itu, karena itulah inti dari pembahasan yang akan ditulis dalam blog ini.

Surga – Duripoku, 17 November 2017

Semalam aku tertidur, tertidur dengan cepat, karena tubuh yang sedikit kurang enak, akibat batuk dan pilek tercinta. Yah, mungkin seperti itu, sehingga ketika selesai mandi malam, saya pun langsung menuju kamar untuk meletakkan kepala ini pada bantal.

Kelapa terletak pada bantal dan suhu kira-kira seperti biasa, yaitu 26 derajat celsius menurut Om Google. Setelah tertidur, mimpi itu akhirnya datang juga:

Semalam aku bermimpi berada disebuah tempat, tempat ini dalam cerita mimpiku dikatakan sebagai suatu tempat yang sangat diinginkan oleh semua orang untuk berada disana. Yah, tempat ini ialah Surga. Semalam mimpiku menceritakan kepadaku bahwa tempat itu adalah Surga.

Ketika berada tempat itu, jujur, satu yang aku ketahui ialah tempat itu sangat indah, jika tidak salah dalam ingatanku, maka yang terlihat disitu ialah taman bunga atau ada bunga yang tumbuh ditempat yang aku datangi tersebut. Yah, seperti itulah ceritanya. Selain keindahan yang diberikan, satu hal yang terasa ialah kesejukan.

Setelah itu, satu yang terlihat tepat didepanku ialah sebuah kolam. Yah, disitu ada sebuah kolam yang berisikan air yang jernih. Air pada kolam ini dapat digunakan oleh siapa saja, dan ketika air kolam ini digunakan, maka orang yang menggunakannya dapat mengetahui segalanya. Yah, tercatat seperti itu dalam mimpiku, hingga akhirnya aku menelusuri apa yang tercatat tersebut.

Aku mengambil air tersebut, aku tidak tahu, aku mengambilnya menggunakan apa, yang jelas kalau tidak salah, aku pake tangan untuk mengambil air tersebut kemudian aku gunakan air yang telah kuambil itu dan membasuh wajahku. Setelah wajahku terbasuh, seingatku pada waktu itu ialah aku naik disebuah tempat yang sangat tinggi. Yah, aku naik ditempat yang sangat tinggi tersebut dan berdiri diatas sebuah batu karang yang berbentuk sama seperti mimbar. Yah, setelah itu, kalau tidak salah, aku melihat pemandangan yang sangat luas dari ketinggian tersebut, termasuk sempat dalam ingatanku ialah aku melihat langit. Yang ada hanya kekosongan, karena satu yang aku tahu ialah aku sendiri yang berada ditempat itu, bahkan orang tua yang biasa bersama-sama denganku pun tidak terlihat, begitu pula dengan iblis yang biasanya datang untuk mencari gara-gara denganku.

Yah, terlihat seperti itu. Satu yang aku lakukan setelah berada ditempat dimana aku berdiri tersebut ialah aku mau menutup mataku, aku mau melihat dan mengetahui banyak hal atau segalanya, seperti yang telah dikatakan oleh mimpiku tentang air surga tersebut. Yah, itulah yang terjadi.

Mungkin itulah cerita mimpiku hari ini, mimpi tentang surga. Sungguh, semua ceritaku seperti ini tak pernah aku karang, karena itulah yang terlihat dan aku hanya menulis semua yang terlihat, karena satu dariku yang paling jujur yang ingin ku katakan ialah jujur, aku bukan orang yang jujur, terkadang mungkin aku sering berbohong kepada sesamaku manusia, kepada diriku sendiri atau bahkan pernah aku berbohong kepada Tuhan ku (“Aku tidak tidak berani melakukannya, tapi mungkin agar aku tahu bahwa aku seorang pembohong. Karena barangsiapa meninggikan diri, ia direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia ditinggikan.”), tapi ¬†aku sama sekali tak pernah berbohong untuk menulis kisahku dalam blog ku ini (“Aku tak pernah berbohong pada Blog ku”), karena inilah ceritaku dan ini kejujuranku.

Sekian dan salam buat cerita mimpi hari ini.